Friday, August 10, 2018

Denpasar meriuh


Entahlah, Saat hujan ini terus mengguyur di sepanjang hari dari tadi malam hingga detik ini saya menulis masih juga belum terlihat reda. Saya tiba-tiba teringat dengan sosok adik terbaik yang pernah saya kenal. Safimbi Aditya Anwar atau biasa dipanggil Bimbi olehku (Dia yg Mengacungkan jari tengah di Foto dan dia yg memakai topi). Dia sosok yg selalu easy going. Selalu gembira, meski terkadang slengean khas anak muda. Hampir 6 tahun yg lalu Bimbi meninggalkan kita semua. Tp semangatnya masih hidup sampai sekarang. Saat hujan seperti ini, Luangkan waktu barang 5 menit, Kirim doa padanya, al fatihah atau apapun yg kalian yakini. I miss you Bimbi,,, #p2m2#SMA4 #SMKAyani #PRASAJAMULYATERCINTA
(l3toy : WHI 180111 02:49 WITA)

Ayah saja

Di pertengahan rajab
Masih merasai gelap
Tak rela kehilangan
Ayah, belum sempat kita teruskan percakapan tadi malam
diriku ditipu penyakitmu
(l3toy : WHI 180404 01:37 WITA)

Serasa

Pernah berasa jadi anak kecil
lari tak hendak padamkan nyali
belukar-semak berebut mendekat tampil
Beruam-ruam manisnya
meski di rumah, ibu menanti
tangan kanannya pegang sapu lidi
siap pukulkan di pantat, di dada
selepas maghrib bersarung ngaji
Ayah dingin-serius di tiap hijaiyah
selesai mengeja-ngaji, beri sebungkus roti
Pun tertidur tak hela, seharian main berpayah
Aku mengucur penuh linang,
Aku jadi ayah juga sekarang,
Aku Mengucur penuh linang,
diganti yang baru datang
(letoy WHI 180609.2)